[Curhat] 13 Juni 2012


___ [menghela napas]
Dia.
Apa dia tampan? Tidak juga. Apa dia kaya? Tidak. Lalu, kenapa sering aku pikirkan dia?

Bagi mereka, dia bukan siapa siapa. Hanya cowok sangat sederhana yang kerap kali melintas di jalan dengan sepeda onthelnya. Dia. Sungguh siapa peduli dia, orang yang berpeluh mengayuh sepeda ber kilo kilo meter jauhnya menuju sekolah. Tapi bagiku, dia yang tercipta sempurna. Dialah orang yang tersenyum dengan tulus. Dialah musisi amatir yang sukses di hatiku. Memang takkan habis kisah tentang dia. Takkan pernah terurai per kata untuk memujinya. Tapi pasti dia hanya tersenyum, dengar bualan orang tentangnya. Tentang betapa pandai dia, betapa manis dia, betapa menyenangkannya dia. Dia masih tersenyum saja.

Pernah ga kamu perhatiin perempuan selain aku? tanyaku pagi itu.
Pernah Jawabnya. Aku tertegun. Tak tahu kah dia sulut kecemburuanku.
Tapi tak pernah perempuan itu hanya memikirkanku. dia tersenyum manis padaku. Takkan lebur lagi rasaku saat ku sadar bahwa aku menunggu orang yang tepat. Ya. Dialah orangnya, yang selalu sulit ucapkan sesuatu tanpa senyuman. Yang terus saja mencari waktu yang tepat untuk ungkapkan sesuatu padaku. 
Dia itu bukan orang lain Mas. But he s you. Only you. :)

[Khoiria Wahyuni/Kedundang 2,Temon,Kp]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar