Mereka menganggap diri mereka sempurna.
Dan mendapatkan apa yang mereka mau, adalah hal biasa.
Apapun itu.
Aku percaya.
Mereka bisa dapat apapun.
Memakai apapun yang mereka mau.
Makan apapun yang mereka ingin.
Dan melakukan segala hal yang sensasional sekalipun.
Ahh, mungkin aku juga bisa.
Atau mungkin ada yang tidak bisa dia lakukan seperti aku.
Mungkin mereka tidak bisa tertawa seperti saat aku tertawa.
Mungkin mereka tidak bisa menunduk, seperti aku yang bersyukur.
Mungkin mereka tidak mampu menulis hal ini, dan cukup tahan malu mempublikasikannya.
Mungkin mereka hanya boneka, terlihat cantik dengan hal-hal tertentu.
Mungkin mereka bahagia saat melihatku merasa malu dengan diriku, tidak seperti aku yang tidak seperti itu.
Mungkin saja, tak ada yang lebih membahagiakan mereka selain menghina orang lain, dan kucoba biarkan mereka agar mereka bahagia.
Mungkin, mereka takut menangis karena malu dicemooh karena mereka seorang besar.
Mungkin mereka memilih menjadi mereka yang jahat, karena mereka tidak mampu menjadi baik seperti aku.
Mungkin, mereka SAKIT, dan tak suka melihat orang sehat.
Aku berfikir keras.
Aku ingin ada alasan mengapa mereka seperti itu.
Aku ingin mereka sama sepertiku.
Dari situ, aku percaya pada kata mungkin.
Mungkin yang benar-benar mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar