Aku tak tahu
sedang apa kau disana.
Menunduk
seakan tak ingin melihat wajahku.
Apa aku
terlalu buruk?
Setiap kali
aku berusaha menghilangkan kenangan itu, muncullah kau.
Jadi
teringat lagi.
Aku tidak
tahu kenapa ini terjadi.
Karena
ingatan atau perasaan, aku benar-benar tidak mengerti.
Aku tidak
berharap kamu disini, seperti dulu.
Seperti kala
itu, masa-masa yang sungguh tidak terlupakan.
Bagaimana
sekarang?
Bisa hilang?
Atau tidak?
Akan kucoba kenang itu, menjadi memori.
Akan kucoba kenang itu, menjadi memori.
Atau mungkin
serpihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar