Hidup memang
sulit.
Kapan aku
pahami itu?
Sejalan
waktu, aku hanya bisa bilang hidup memang sulit tanpa sebuah kepahaman.
Yang kurasa…
Ada yang ku
ingin, tapi tak bisa kudapat.
Ada yang ku
cita-citakan tapi tak mungkin.
Ada jalan,
tapi selalu ada yang memberatkan untuk menembusnya.
Ada waktu
baik, tapi tak mudah kumanfaatkan.
Ada candaan,
tapi terkadang malah membuatku menangis.
Ada pujian,
tapi terkadang seperti hianan yang teramat pedas.
Ada
senyuman, tetapi seakan berkata, “Orang macam apa kau, Ria?”.
Ada
kejujuran, tapi seperti satu dari ribuan kebohongan.
Ada
nyanyian, tapi menjerit memekak telinga.
Ada doa-doa,
tapi entah oleh, untuk, dan kepada siapa.
Ada
keberanian, tapi terlalu takut untuk sebongkah resiko.
Ada kasih
saying, tapi terlalu banyak topeng kemunafikan.
Ada cinta,
tapi terkadang sakit oleh pengkhianatan dan drama.
Itu yang
membuat aku bisa berkata, hidup memang sulit.
Sungguh ku
ingin menjadi manusia sebenarnya.